Kasus pencabulan paman terhadap keponakan di Surabaya
Jackie Welch March 11, 2026 0

Surabaya – Sebuah kasus keji terjadi di Surabaya, di mana seorang paman berinisial AS (34) tega melakukan pemerkosaan terhadap keponakannya sendiri, yang berujung pada kehamilan korban. Kasus ini menjadi sorotan setelah Kapolrestabes Surabaya, Kombes Luthfie, mengunggah video penyelidikan terhadap tersangka di akun Instagram-nya, @luthfie.daily.

Detail Kasus Pencabulan

Dalam video tersebut, Kombes Luthfie terlihat menginterogasi AS mengenai tindakan bejat yang dilakukannya. Dengan nada serius, ia mempertanyakan berapa kali AS telah merusak masa depan anak berusia 14 tahun tersebut. Pihak kepolisian kini telah menetapkan AS sebagai tersangka dan sedang dalam proses hukum.

Kasus ini semakin mengiris hati karena korban adalah seorang anak yatim piatu yang seharusnya dilindungi dan dirawat oleh paman yang dipercayakan untuk menjaga dirinya. Ironisnya, AS justru memanfaatkan kepercayaan tersebut untuk melakukan pencabulan.

Reaksi dan Dampak

Pernyataan Luthfie dalam video menyoroti betapa tragisnya situasi ini. Ia menegaskan bahwa AS justru meninggalkan korban setelah mengetahui kehamilan itu, menunjukkan sikap tidak bertanggung jawab yang sangat mencolok. “Korban mengaku kepada pelaku bahwa ia hamil, bukannya bertanggung jawab, pelaku malah melarikan diri,” ungkapnya.

Kasus seperti ini bukanlah hal yang baru di Indonesia. Pencabulan dan kekerasan terhadap anak terus meningkat, dan banyak kasus serupa yang terjadi di berbagai daerah. Menurut data kepolisian, Gresik mencatatkan angka tertinggi kasus KDRT dan pencabulan dengan total 422 kasus sepanjang tahun 2025. Kejadian ini menandakan bahwa masalah kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak masih menjadi tantangan besar bagi masyarakat dan pemerintah.

Kesimpulan

Kasus pemerkosaan paman terhadap keponakan ini sangat memprihatinkan dan menjadi cermin buruk bagi kita semua. Masyarakat diharapkan lebih peduli dan peka terhadap lingkungan sekitar, terutama kepada anak-anak yang rentan. Pemerintah dan aparat penegak hukum perlu meningkatkan upaya pencegahan serta penanganan kasus-kasus serupa agar kejadian tragis ini tidak terulang di masa depan.

Category: 

Leave a Comment