Ilustrasi ledakan petasan yang berbahaya di Blora
Jackie Welch March 26, 2026 0

Peristiwa tragis terjadi di Dukuh Ngapus, Desa Ketringan, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Selasa (24/3). Seorang pelajar berusia 10 tahun, MA, kehilangan nyawanya akibat ledakan petasan yang diduga berukuran besar. Kejadian ini tidak hanya mengungkapkan bahaya penggunaan petasan, tetapi juga mengingatkan orang tua akan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak.

Kronologi Kejadian

Menurut Kapolsek Jiken, Sulbekti, insiden bermula saat korban bersama teman-temannya menemukan petasan berdiameter sekitar 10 cm dan panjang 15 cm di selokan dekat tower air pada hari Senin (23/3). Petasan tersebut kemudian dibawa pulang oleh MA dan disimpan di rumahnya. Pada keesokan harinya, MA mengajak dua orang rekannya untuk menyalakan petasan tersebut di halaman rumahnya.

Ledakan yang Mematikan

Ketika sumbu petasan dinyalakan, dua teman MA sempat menjauh, namun MA tetap berada dekat petasan karena mengira benda tersebut tidak berbahaya. Beberapa saat setelah sumbu dinyalakan, ledakan terjadi dengan kekuatan yang cukup besar dan mengenai tubuh MA secara langsung. Korban mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Dampak pada Korban Lain

Selain MA, dua anak lainnya yang berada di dekatnya juga mengalami luka ringan akibat percikan dan hempasan ledakan. Mereka saat ini sedang menjalani perawatan jalan. Dari hasil pemeriksaan medis, MA mengalami luka bakar serius di beberapa bagian tubuh, termasuk dagu, dada, dan kaki kanan, serta kerusakan organ dalam.

Pentingnya Kesadaran Akan Bahaya Petasan

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama orang tua, untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak. Penggunaan petasan dan bahan peledak lainnya sangat berisiko, terutama bagi anak-anak yang seringkali tidak menyadari bahaya yang mengintai. Dalam beberapa waktu terakhir, berbagai insiden serupa telah terjadi di berbagai daerah, termasuk di Pekalongan di mana seorang remaja juga tewas akibat ledakan petasan.

Penanganan Kasus

Petugas kepolisian beserta Tim Inafis Polres Blora telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Mereka mencari tahu lebih lanjut mengenai asal-usul petasan yang meledak dan memastikan tidak ada lagi bahan berbahaya lainnya di sekitar lokasi. Kegiatan penyelidikan ini diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Kesimpulan

Kejadian ledakan petasan yang merenggut nyawa seorang anak di Blora ini menyoroti pentingnya kesadaran akan bahaya penggunaan petasan. Masyarakat diimbau untuk tidak menganggap sepele barang-barang berpotensi berbahaya dan untuk selalu mengawasi anak-anak agar tetap aman.

Category: 

Leave a Comment